Create your own banner at mybannermaker.com!

rumput laut



Pantai memang menjadi salah satu tempat favorit bagi kebanyakan orang untuk refreshing. Dengan berbagai pesonanya pantai bisa membuat orang melupakan sejenak ketegangan karena berbagai aktivitas sehari – hari atau bahkan bisa menjadi tempat untuk mencari inspirasi. Memang tidak semua pantai terawat dengan baik, tapi tidak sedikit pula pantai di Indonesia yang memiliki pemandangan yang indah . Banyak hal yang bisa dilakukan dipantai dari berbagai macam olahraga air atau cuma sekedar duduk di tepi pantai menikmati keindahannya. Bermain di pantai menjadi keasyikan tersendiri buatku, apalagi sambil mengumpulkan rumput laut yang terbawa ombak di tepi pantai. Karena hari itu ombaknya besar banyak rumput laut yang terbawa ombak yang berasal dari budidaya rumput laut yang tidak jauh letaknya dari pantai . Awalnya bingung mau di olah seperti apa rumput laut yang sudah banyak dikumpulkan, tapi akhirnya dapat resep Es rumput laut & resep manisan juga.

Es Rumput Laut (www.resepmasakanblog.blogspot.com)
Bahan puding:
500 ml air
1 bks jeli instant rasa stroberi
75 gr gula pasir
Kuah:
500 ml santan
50 ml susu kental manis
1 lbr daun pandan
1 sdt garam
100 gr gula pasir
Pelengkap:
200 gr manisan rumput laut warna hijau
50 gr biji teratai, rebus sampai empuk
6 bh buah markisa, ambil isinya
100 gr es serut

Cara Membuat:
1. Campur semua bahan pudding, masak di atas api sedang sampai mendidih. Angkat, tuang kedalam Loyang persegi. Dinginkan, potong kotak.
2. Campur semua bahan kuah, masak sampai mendidih sambil diaduk agar santan tidak pecah.
3. Siapkan gelas saji, masukkan potongan pudding, beri manisan rumput laut, bij teratai. Tuang kuah, sendokkan markisa dan es serut. Sajikan segera. (Untuk 6 orang)

Rumput laut berkhasiat membuat rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat digunakkan bagi yang ingin menurunkan berat badan. Rumput laut juga mengandung anti oksidan dan berperan dalam peremajaan kulit. Sedangkan biji teratai berkhasiat mengurangi deperesi, stres, dan gelisah, juga menunda penuan dini.

Manisan kering
Proses pembuatan manisan rumput laut kering yaitu rumput laut yang telah dicuci dan ditiriskan, ditambah gula dengan perbandingan 1:2 (gula:rumput laut), asam sitrat 0,5% dan natrium benzoat sebanyak 0,1-0,2% serta pasta 1%. rumput laut tersebut kemudian dibiarkan pada suhu kamar selama satu hari sampai gula meresap ke dalam rumput laut sampai konsentrasi gula cukup tinggi. Setelah dibiarkan selama satu hari, rumput laut tersebut kemudian dijemur di bawah sinar matahari sampai agak mengering. setelah itu, rumput laut ditaburi dengan gula pasir dan diperoleh manisan kering rumput laut.

Manisan basah
Pada prinsipnya proses pembuatan manisan rumput laut basah sama dengan manisan rumput laut kering. Perbedaannya, pada manisan basah, gula dilarutkan/ direbus dalam air dengan perbandingan 1:1. Untuk mendapatkan larutan gula yang jernih dapat dibersihkan dengan putih telur. Air gula kemudian didinginkan, dan ditambahkan asam sitrat 0,5%, natrium benzota 0,1-0,2%, serta pasta 1%. Rumput laut yang sudah direndam kemudian dimasukkan dalam larutan gula dengan perbandingan 1:1. Manisan basah dapat dikemas dengan gelas plastik atau wadah lainnya sehingga lebih menarik

Borobudur

Michael Heart – We’ll Not Go Down

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down in Gaza toninght
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain and the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down in the night without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down in Gaza tonight

What I've Done

Beberapa waktu yang lalu seorang rekan kerja tutup usia. Usianya masih muda, baru 27 tahun. Tapi memang kematian tidak mengenal usia, waktu, tempat. Jika sudah waktunya kita tidak akan bisa menghindar. Setiap manusia pasti akan mengalaminya. Waktu blog walking aku juga pernah menemukan blog yang empunya sudah meninggal dunia, usianya pun masih muda. Kejadian - kejadian diatas membuat aku tersentak, apa yang sudah aku perbuat selama ini? sudahkah aku bermanfaat untuk orang - orang disekitar ku selama ini?
Jika manusia telah mati maka putuslah amalannya (kebaikannya), kecuali amal yang 3 macam:
1. Amal jariah
2. Ilmu yang bermanfaat
3. Anak shaleh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya
(HR. Muslim)